Berkah Ramadhan di Adelaide


 

source: mtfuna.ub.ac.id

source: mtfuna.ub.ac.id

Berkah bulan Ramadhan di negeri orang memang banyak sekali. Di Adelaide ini, setiap sabtu dan minggu selalu ada kegiatan buka bersama. Kegiatan ini adalah ajang silaturahmi karena disinilah saya bisa kenalan dengan senior-senior yang sudah lebih dulu kuliah disini. Dan ternyata setelah dilihat-lihat banyak sekali mahasiswa Indonesia yang kuliah di Flinders University. Tapi rata-rata yang kuliah disini sudah menikah, mereka akan mengajak suami/istri, atau anak. Dengan biaya hidup yang cukup murah maka Flinders Uni adalah pilihan yang cocok bagi mahasiswa yang akan membawa keluarga. Apalagi peluang kerja disini sangat besar, baik untuk mahasiswa atau pun spouseya.

Lalu bagaimana kalau single seperti saya ? hehe. Hidup selalu membawa makna tersendiri, melihat teman-teman yang kebanyakan sudah menikah dan punya anak disini, jadi ada dorongan untuk cepat menikah juga, yang sebelumnya terpikir untuk menyelesaikan study dulu baru menikah. Namun, sampai saat ini belum ada tanda-tanda dari Allah untuk itu hehe. Tapi saya selalu yakin kalau tekad sudah sangat bulat dan kuat pasti hal yang diinginkan akan datang. Sebelum saya berangkat ke Adelaide, saya hanya memikirkan dan bertekad untuk belajar dan sampai di Australia ini dan Alhamdulillah kesampaian juga. Dan sekarang tekad saya pun sudah bulat untuk segera bertemu jodoh itu. Amin.

Kembali lagi ke buka bersama, jadi selain ajang silatuhim, ajang ini juga bisa cari makan gratis khas Indonesia haha. Udah sebulan saya nggak makan tempe, dan baru tadi ada tempe, walau rasanya beda huhu. Tempe di sini kedelainya agak kasar. Tapi tetap nikmat, dan setelah pulang pun masih dibekali dengan makanan-makanan yang tersisa. Alhamdulillah, makanan di kulkas banyak tapi takut nggak kemakan karena saking banyaknya cadangan di kulkas, walau memudahkan saya untuk nggak masak selama beberapa hari.

Kebaikan-kebaikan mahasiswa Flinders adalah ketika kita ada kegiatan pengajian atau buka bersama, karena transportasi disini agak susah maka mereka akan menawari mobil-mobilnya untuk ditumpangi. Beli mobil bekas disini tidak terlalu mahal, karena itu kebanyakan kelurga Indonesia disini yang membawa anak mereka memiliki mobil, harga mobil yang bagus 3000 dollar, dan itu biasanya di beli oleh mahasiswa-mahasiswa PHD karena mereka akan tinggal kurang lebih empat tahun disini. Tapi untuk mahasiswa Master yang tinggal disini kurang lebih dua tahun akan beli mobil dengan kisaran harga 1200 s.d 1500 dollar. Mobil ini sangat fungsional jika memang kita kerja sambil kuliah. Dan kiranya beli mobil ada dalam rencana saya mungkin semester 2. Amin lagi.

Sepertinya sekian dulu cerita saya hari ini, ada perasaan lega jika telah menulis. Padahal sebelumnya pikiran lagi mumet karena ada hal-hal yang tidak bisa dituangkan disini. Namun, dengan menulis cerita sederhana seperti ini dapat mengurangi kegelisahan saya hari ini. Thanks Allah atas segala nikmat yang diberikan. Amin
Deepdene Avenue-Adelaide

Asni

Advertisements